💡Syarat Tayamun
🌾Syarat tayamum ada lima, yaitu:
1.) Ada udzur, baik karena perjalanan atau sakit.
2.) Masuk waktu shalat.
3.) Telah berusaha mencari air, tetapi tidak didapat.
4.) Ada air, tetapi sulit untuk menggunakannya (karena air yang tersedi hanya sedikit dan dibutuhkan untuk minum manusia ataupun hewan).
5.) Tersedia tanah yang suci yang mengandung debu. Jika bercampur kapur atau pasir, maka tidak cukup.
Penjelasan:
📚Mengenai udzur, Allah SWT berfirman,
"Dan jika kalian sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air atau menyentuh perempuan, laku kalian tidak memperoleh air, maka bertayamumlah."
(Al-Ma`idah[5]:6)
Dalam Bukhari (241) dan Muslim (682) meriwayatkan dari Imran bin Hushain, dia berkata, "Kami bersama Rasulullah melakukan perjalanan. Ketika beliau shalat bersama orang banyak, seorang laki-laki menjauh. Beliau bertanya, "Apa yang menghalangimu (untuk shalat)?" Orang itu menjawab, "Saya junub dan tidak ada air." Beliau bersabda, "Bertayamumlah dengan tanah karen itu cukup bagimu."
📚Mengenai masuknya waktu shalat, Bukhari (328) meriwayatkan dari Jabir bahwa Nabi bersabda,
"Bumi dijadikan untukku sebagai tempat sujud dan suci. Siapa saja diantara umatku yang mendapati waktu shalat, hendaklah ia shalat."
Dalam riwayat Ahmad (2/222) disebutkan,
"Dimana saja saya mendapatkan waktu shalat, maka saya mengusap (tanah) dan shalat."
Dua riwayat ini menunjukkan bahwa Rasulullah bertayamum dan shalat jika tidak mendapatkan air setelah masuk waktu shalat.
(At-Tadzib fi Adillat Matan Al-Ghayat wa At-Taqrib Al-Masyhur bi Matan Abi Syuja` fi Al-Fiqh Asy-Syafi`i, Thaharah)
Follow
Twitter: @fajarardhys
Channel telegram: @muhammadiyah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar