Sabtu, 28 November 2015

Amalan Ketika Turun Hujan

💡Beberapa Amalan Ketika Turun Hujan

🌾Berikut ini adalah beberapa amalan yang dapat diamalkan ketika turun hujan

1. Berdoa Ketika Hujan Turun Sebagau Rasa Syukur pada Allah Ta"ala.

Apabila Allah memberi nikmat hujan, dianjurkan bagi seorang muslim dalam rangka bersyukur pada Allah untuk membaca
 
       اللَّهُمَّ صَيِّباً نَافِعاً

Itulah yang Nabi Shallallahu "alaihi wa sallam ucapkan ketika melihat turunnya hujan. Hal ini berdasarkan hadits dari ummul mukminim, Aisyah radhiyallahu "anha,

إِنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ إِذَا رَأَى الْمَطَرَ قَالَ  اللَّهُمَّ صَيِّباً نَافِعاً

"Nabi shallahu "alaihi wa sallam ketika melihat turunnya hujan, beliau mengucapkan, "Allahumma shoyyiban naafi "an'" (Ya Allah turunkanlah kepada kami hujan yang bermanfaat)."

2. Turunnya Hujan, Kesempatan Terbaik untuk Memanjatkan Do"a.

Sebagaimana diriwayatkan bahwa Nabi shallallahu "alaiho wa sallam bersabda,

ثِنْتَانِ مَا تُرَدَّانِ الدُّعَاءُ عِنْدَ النِّدَاءِوَ تَحْتَ المَطَرِ

“Dua do’a yang tidak akan ditolak: [1] do’a ketika adzan dan [2] do’a ketika ketika turunnya hujan.” 

3. Doa Ketika Terjadi Angin Kencang

Rasulullah shallallahu "alaihi wa sallam mengucapkan ketika itu,

اَللهُمَّ اِنِّىْ اَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَمَا فِيْهَا وَخَيْرَمَآ اَرْسَلْتَ بِهِ، وَاَعُوْذُبِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّمَآ اَرْسَلْتَ بِهِ

"Ya, Allah, aku memohon kepada-Mu baiknya angin ini dan kebaikan yang ada padanya, dan aku memohon kebaikan dari yang diutus dengannya. Aku berlindung kepada-Mu dari buruknya angin ini, dan keburukan yang ada padanya dan aku berlindung dari keburukan yang diutus dengannya."

4. Doa ketika Mendengar Suara Petir

Apabila Abdullah bin Az Zubair mendengar petir, dia menghentikan pembicaraan, kemudian mengucapkan,

سُبْحَانَ الَّذِيْ يُسَبِّحُ الرَّعْدُ بِحَمِدِهِ وَالْمَلاَئِكَةُ مِنْ خِيْفَتِه

"Mahasuci Allah yang petir dan malaikat bertasbih dengan memuj-Nya karena rasa takut kepada-Nya."

5. Mengambil Berkah dari Air Hujan

Anas bin Malik radhiyallahu "anhu berkata, "Kami pernah kehujanan bersama  Rasulullah shallallahu "alaihi wa sallam. Lalu Rasulullah shallallahu "alaihi wa sallam menyingkap bajunya hingga terguyur hujan. Kemudian kami mengatakan, "Wahai Rasulullah, mengapa engkau melakukan demikian?" Kemudian Rasulullah shallallahu "alaihi wa sallam bersabda, "Karena hujan ini baru saja Allah ciptakan" [HR. Muslim no. 898]

Dalam hal mencari berkah dengan air hujan dicontohkan pula oleh sahabat Ibnu Abbas. Beliau berkata, "Apabila turun hujan, beliau mengatakan, "Wahai pelayan keluarkanlah pelanaku, juga bajuku"." Lalu beliau membacakan ayat yang artinya, "Dan kami menurunkan dari langit air yang penu barokah."
(QS. Qaaf: 9)

6. Dianjurkan Berwudhu dengan Air Hujan

Dianjurkannya untuk bersuci menggunakan air hujan, sesuai hadits Nabi shallallahu "alaihi wa sallam,

كَانَ يَقُوْلُ إِذَا سَالَ الوَادِي ” أُخْرُجُوْا بِنَا إِلَى هَذَا الَّذِي جَعَلَهُ اللهُ طَهُوْرًا فَنَتَطَهَّرُ بِهِ “

“Apabila air mengalir di lembah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan, “Keluarlah kalian bersama kami menuju air ini yang telah dijadikan oleh Allah sebagai alat untuk bersuci”. Kemudian kami bersuci dengannya.”

7. Larangan Mencela Hujan

Nabi shallalahu "alaihi wa sallam telah menasehatkan kita agar jangan selalu menjadikan makhluk yang tidak dapat berbuat apa-apa sebagai kambing hitam jika kita mendapatkan sesuatu yang tidak kita sukai. Seperti mencela waktu dan angin, begitu pula hujan. Mencela hujan sama saja mencela pencipta hujan yaitu Allah Ta"ala.

8. Berdoa Setelah Turunnya Hujan.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

« أَصْبَحَ مِنْ عِبَادِى مُؤْمِنٌ بِى وَكَافِرٌ فَأَمَّا مَنْ قَالَ مُطِرْنَا بِفَضْلِ اللَّهِ وَرَحْمَتِهِ. فَذَلِكَ مُؤْمِنٌ بِى وَكَافِرٌ بِالْكَوْكَبِ وَأَمَّا مَنْ قَالَ مُطِرْنَا بِنَوْءِ كَذَا وَكَذَا. فَذَلِكَ كَافِرٌ بِى مُؤْمِنٌ بِالْكَوْكَبِ »

“Pada pagi hari, di antara hambaKu ada yang beriman kepadaKu dan ada yang kafir. Siapa yang mengatakan ’Muthirna bi fadhlillahi wa rohmatih’ (Kita diberi hujan karena karunia dan rahmat Allah), makadialah yang beriman kepadaku dan kufur terhadap bintang-bintang. Sedangkan yang mengatakan ‘Muthirna binnau kadza wa kadza’ (Kami diberi hujan karena sebab bintang ini dan ini), maka dialah yang kufur kepadaku dan beriman pada bintang-bintang.”

(Panduan Amal Shalih di Musim Hujan, Muhammad Abduh Tuasikal)

Follow
✏twitter: @fajarardhys
📙telegram channel: @tetaplurus , @muhammadiyah
📚blog: http://tetaplurus.blogspot.co.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar